Senin, 04 Januari 2016

Ustadz Liberal

Sebagai pembukaan, saya akan menyampaikan bahwa di kolom agama KTP saya tertulis kata "Islam" dan saya adalah seseorang yang liberal, bahkan mungkin yang paling liberal di kampung saya, sehingga pada dasarnya kita berada di halaman yang sama, Pak Ustadz.

Belakangan saya menyaksikan video bapak yang melantunkan shalawat dengan nada lagu "Malam Kudus" berikut kegegerannya, sebenarnya video ini sudah agak lama ada, tapi saya baru tahu, harap maklum karena jika saya harus dituntut up to date dengan hal-hal semacam ini, siapa yang mengerjakan TA saya?

Bapak Ustadz yang baik dan semoga semakin baik,
Saya percaya Tuhan tidak akan mempermasalahkan hal ini, dan saya tidak akan lihat dari sisi dosa atau tidak, toh kita berdua sama-sama tidak peduli dengan yang namanya dosa. Tapi yang saya pertanyakan adalah dasar pemikiran bapak yang seolah-olah menutup mata tentang rendahnya kualitas masyarakat kita. Mungkin tindakan bapak dianggap sebagai sesuatu yang sangat baik untuk sebagian orang, tapi untuk sebagian besar masyarakat kita, yang biasanya pakai baju putih-putih tapi bukan pocong, tindakan bapak akan dilihat sebagai sebuah alasan yang seksi untuk menyalurkan rasa frustasi dalam hidup mereka. Sebagai informasi pak, saya tidak suka keributan.

Bila mungkin alam raya merestui dan kita bisa bertemu, izinkan saya menatap dalam mata bapak sambil berbisik: Ngapain provokasi sih pak?


Tapi ya sekali lagi pak, mengutip perkataan bapak yang sudah-sudah, "itulah hak setiap manusia: orang boleh salah, agar dengan demikian ia berpeluang menemukan kebenaran dengan proses autentiknya sendiri," saya sendiri tidak yakin saya benar. Hehehehe. Serius amat bacanya :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar