Sabtu, 09 Januari 2016

Cerita Tentang Seorang Anak dan Otaknya

Jadi ini cerita (yang katanya nyata) yang tak baca beberapa bulan lalu, tapi masalahnya aku lupa sumbernya darimana hehehehe. Tapi tenang, yang pasti situsnya kredibel kok, bukan yang islam-islaman gitu. Seingetku sih kayaknya gitu.

Di suatu desa di Pulau Jawa, terdapat seorang anak, anggap saja namanya Tedjo. Tedjo ini bukanlah anak yang pintar, cenderung bodoh malah, dia juga bukan merupakan anak yang penurut. Satu lagi, oleh orang-orang dia dianggap sebagai orang yang aneh (aku lupa anehnya gara-gara apa, yang pasti aneh). Jika saja Tedjo hidup di daerah yang lebih modern, mungkin orang tuanya akan membawanya ke psikiater, sayangnya Tedjo hidup di pedesaan. Orang- orang di sekitarnya percaya bahwa segala tingkah laku Tedjo ini disebabkan oleh roh jahat yang hinggap di dirinya, oleh karena itu oleh kedua orang tuanya Tedjo dibawa ke seorang pemuka agama untuk diruwat, atau agar cerita ini lebih keren kita sebut saja exorcism. Namun, setelah menjalani ritual exorcism tersebut Tedjo tidak kunjung membaik. "Roh jahatnya terlalu kuat." Begitu ujar sang pemuka agama. Beberapa waktu kemudian, tanpa ada angin dan tanpa ada hujan, Tedjo jatuh pingsan, singkatnya tiba-tiba saja ia tidak sadarkan diri. Kemudian ia dibawa ke rumah sakit di kota. It turns out (ciye gitu biar keren), Tedjo memiliki kanker di otaknya, kanker itu telah mengendap cukup lama dan saat ini telah mencapai stadium akhir. Tak lama kemudian, Tedjo menghembuskan nafas terakhirnya.

Serem kan? Memang kadang kepercayaan orang-orang kita terhadap hal begituan bermuara ke hal-hal merepotkan yang cenderung menyedihkan ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar