Selasa, 22 September 2015

No, This isn't My Writing

You talk about equality yet you keep belittling those who have different belief than you. Intellectual achievement ndasmu somplak.

Agama dalam sejarah memang sering dijadikan justifikasi untuk membantai mereka yang berbeda. Tetapi jika agama dihilangkan, akan selalu ada gantinya sebagai identitas kelompok. Ras, nasionalisme, ideologi misalnya. Nazi Jerman tidak perlu agama untuk membantai Yahudi, cukup percaya bahwa orang Jerman adalah ras superior dan Yahudi dikambinghitamkan sebagai penyakit masyarakat.
Identitas "we" vs. "them" akan selalu ada, bahkan jika agama tidak ada. Karena akan ada gantinya selalu.

Memang banyak sih orang-orang beragama yang bigot, tapi bukan berarti kita bisa seenaknya mengatakan bahwa agama adalah pembawa kehancuran. Kesetaraan bisa dicapai apabila kita bisa mengerti satu sama lain, bukan dengan menghilangkan faktor perbedaan tersebut.

You either treat everyone equally bad or equally nice.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar